SUARA INDONESIA PROBOLINGGO

Lagi, Pemkab Probolinggo Kepras Anggaran Rp 150 Miliar untuk Infrastruktur

Lutfi Hidayat - 20 September 2023 | 20:09 - Dibaca 2.64k kali
Pemerintahan Lagi, Pemkab Probolinggo Kepras Anggaran Rp 150 Miliar untuk Infrastruktur
Sekda Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto (kanan) saat mendampingi Bupati Probolinggo, HA. Timbul Prihanjoko bertemu para wartawan Probolinggo. (Lutfi Hidayat/Suaraindonesia.co.id)

PROBOLINGGO, Suaraindonesia.co.id - Target Pemkab Probolinggo membenahi infrastruktur kembali digenjot. Kali ini dengan menyiapkan anggaran hingga mencapai Rp 150 miliar.

Anggaran itu nantinya akan digunakan untuk perbaikan fasilitas umum seperti jalan rusak, pembangunan gedung pertemuan dan sentra UMKM di berbagai titik kecamatan pada tahun 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto usai bertemu para wartawan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kecamatan Dringu, Rabu siang (20/09/2023).

"Infrastruktur kan macam-macam, bukan hanya jalan. Saya ingin mencoba konsep kayak Maron itu ada gedung pertemuan, seperti stadion yang tadinya kumuh akan dibangun rest area yang lebih representatif, perekonomiannya biar bisa berjalan," ungkapnya.

Ugas menjelaskan, anggaran Rp150 miliar itu juga bakal digunakan untuk pembenahan sentra UMKM di Kecamatan Tongas dan Kraksaan. Sebab, sebagian fasilitas yang ada sejauh ini masih disewa dan dikelola pihak ketiga.

Ke depannya, kata Ugas, akan diambil alih oleh Pemkab Probolinggo sepenuhnya, sehingga Kabupaten Probolinggo memiliki pusat oleh-oleh yang isi produknya bisa didominasi dari Kabupaten Probolinggo, bukan dari kota lain.

"Kita kan masih belum punya pusat oleh-oleh sendiri, sehingga isi produk di dalamnya banyak yang dari luar kota. Nanti kita ambil alih dan difungsikan dengan baik, jadi yang mendominasi biar produk dari Kabupaten Probolinggo," jelasnya.

APBD Kabupaten Probolinggo di tahun 2023 telah dikepras dan dialihkan untuk pembenahan infrastruktur hingga Rp 58 miliar. Kemudian akan dikepras kembali hingga mencapai Rp 150 miliar di tahun 2024.

Pemangkasan anggaran itu dilakukan pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dikhususkan pada pengeluaran dan belanja kegiatan yang tidak begitu signifikan, termasuk pada anggaran perjalanan dinas (Perdin).

"Anggaran Pemkab Probolinggo (tahun 2023-red) ini sudah dikepras untuk infrastruktur. Nah tahun 2024 dikepras jadi tiga kali lipat. Itu juga akan berdampak pada anggaran perjalanan dinas. Pokoknya saya siap-siap tidak disapa dah," pungkasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Lutfi Hidayat
Editor : Wildan Muklishah

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya