SUARA INDONESIA PROBOLINGGO

Pemkab Probolinggo Intensifkan Pemantauan Wisata Saat Nataru

Lutfi Hidayat - 19 December 2021 | 07:12 - Dibaca 771 kali
Wisata Pemkab Probolinggo Intensifkan Pemantauan Wisata Saat Nataru
Objek Wisata Bremi Eco Park di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO - Pemkab Probolinggo bakal memaksimalkan pantauan seluruh destinasi wisata saat perayaan Nataru (Natal dan tahun baru) 2022.

Seluruh destinasi wisata dipastikan menerapkan protokol kesehatan menyusul prediksi meningkatnya jumlah wisatawan saat libur akhir tahun 2021 menuju pergantian tahun baru 2022.

Seperti dikatakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Probolinggo, Ahmad Hasyim Ashari dalam Rakor Persiapan Natal dan Tahun Baru bersama sejumlah Forkopimka daerah destinasi wisata pada Rabu (15/12/2021).

"Satgas kabupaten akan memantau hingga tingkat kecamatan. Sedangkan untuk tingkat desa nanti akan dilakukan oleh satgas kecamatan," ungkapnya, Sabtu (18/12/2021).

Vaksinasi diwajibkan bagi seluruh pengelola wisata termasuk yang ada di tingkat desa dan kecamatan.

Begitu pun pengunjung yang dibolehkan masuk adalah mereka yang telah selesai divaksin lengkap.

"Ini semua untuk kepentingan diri sendiri (masyarakat) untuk menghindari penularan Covid-19, apalagi saat ini ada varian Omicron yang jauh lebih menular," imbuhnya.

Jumlah kunjungan wisatawan juga dibatasi sebanyak 50 persen dari kondisi normal, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat termasuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi, menyediakan fasilitas cuci tangan, jaga jarak dan wajib bermasker.

Upaya Pemkab Probolinggo itu disambut baik pelaku wisata, seperti dinyatakan Khoirul Umam salah seorang penyedia jasa sewa angkutan jeep Gunung Bromo.

Ia menyebut paguyuban jeep Bromo telah terbiasa dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 demi keamanan bersama.

"Ya kami sudah menerapkan prokes ini sejak lama, kabar baiknya saat ini area wisata boleh dibuka dengan protokol kesehatan. Jadi kami memperhatikan betul kesempatan ini dengan sebaik mungkin," terangnya.

Di Kabupaten Probolinggo potensi keramaian saat libur Nataru cukup tinggi, sebab terdapat sekitar 53 area wisata dari tingkat nasional hingga desa.

Kerja sama seluruh pihak diharapkan berjalan optimal untuk menekan penyebaran Covid-19 agar tidak muncul kluster libur Nataru.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Lutfi Hidayat
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya