default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Meski Gelombang Tinggi, Nelayan Muncar Banyuwangi Tetap Nekat Melaut

Meski Gelombang Tinggi, Nelayan Muncar Banyuwangi Tetap Nekat Melaut
Peristiwa Nasional
Teks foto : Perahu saat berlabuh di Dusun Paludem Muncar, Akibat Ombak Tinggi
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BANYUWANGI - Puluhan nelayan di Pelabuhan Ikan Kecamatan Muncar memutuskan tetap melaut meski gelombang tinggi mencapai 3-4 meter sedang terjadi di perairan selatan Banyuwangi.

Mereka terpaksa melaut karena tidak ada pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

"Memang sekarang anginnya sangat kencang, gelombang juga lagi tinggi. Tapi jika kami tidak pergi melaut mau makan apa besok," ungkap Makhrusin salah seorang nelayan asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Jumat (23/8/2019).

Kondisi tak bersahabat ini, kata Makhrusin, sudah berlangsung sejak beberapa pekan kemarin. Akibatnya, sejumlah nelayan lain memilih berhenti melaut. 

"Ada yang tak mau ambil resiko, teman-teman berhenti melaut. Mereka memperbaiki kapal, jaring atau alat penangkap ikan lainnya," 

Padahal, lanjut Makhrusin, setiap kali mereka memaksa melaut hasilnya juga tak maksimal. Tetapi, demi kebutuhan rumah tangga harus dilakoni meskipun nyawa menjadi taruhannya.

"Hasilnya cukup untuk biaya operasional, baru sisanya untuk kita. Paling, setiap kali melaut paling banyak itu dapat dua keranjang atau sekitar 1 kuintal ikan," imbunnya.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini gelombang tinggi terjadi di wilayah samudera Hindia, Selatan Jawa termasuk perairan selatan Banyuwangi hingga ke Pulau Lombok.

BMKG juga telah memberikan peringatan dini, akan gelombang tinggi tersebut. Termasuk memberikan surat edaran yang berlaku mulai tanggal 22 - 24 Agustus 2019.


Kontributor : Rozik Fanani
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar